AMD RYZEN 7, Processor Terbaru AMD 2017

Hallo sahabat IT... Kali ini saya akan post tentang AMD Ryzen 7 yang merupakan processon terbaru dari AMD. beriku t ulasannya... 
Advanced Micro Device (AMD) menghadirkan tiga tipe Ryzen 7. Prosesor baru dengan arsitektur Zen ini dijanjikan memiliki kinerja mumpuni untuk game 3D, mengerjakan render gambar atau video, hingga overclocking.
Bahkan dalam sebuah hasil uji benchmark yang dipamerkan CEO and President AMD Lisa Su, Ryzen 7 1800x sanggup mengalahkan prosesor Intel Core i7 6900k yang harga banderolnya di kisaran 1000 dollar AS atau Rp 13 juta.
Lalu bagaimana dengan banderol harga untuk masing-masing tipe Ryzen 7?
Pengguna tampaknya tak perlu khawatir soal ini. Pasalnya, AMD tidak tanggung-tanggung menghadapi Intel. Tiga tipe Ryzen 7, yakni 1800x, 1700x, dan 1700, dibanderol dengan harga  jauh lebih murah dibanding pesaingnya itu.
Sebagaimana diumumkan dalam Ryzen Tech Days, di San Francisco, Selasa (21/2/2017) lalu, AMD membanderol prosesor Ryzen 7 1800x seharga 499 dollar AS. Sedangkan harga yang disarankan untuk peritel di Indonesia adalah Rp 6,9 juta.
Tipe di bawahnya, yakni AMD Ryzen 7 1700x dibanderol di kisaran harga 399 dollar AS. Harga retail yang disarankan di Indonesia mulai Rp 5,2 juta.
Sedangkan saudara bungsunya, yakni AMD Ryzen 7 1700 dibanderol di harga 329 dollar AS. Harga retail yang disarankan di Indonesia dalah Rp 4,4 juta.
AMD telah bekerja sama dengan berbagai peritel online dan offline di dunia untuk mulai membuka pemesanan Ryzen 7. Rencananya, prosesor ini akan mulai dijual dan dikirimkan ke para pemesan pada 2 Maret 2017 mendatang.
Sekadar diketahui, dalam workshop yang dilakukan di sela-sela Ryzen Tech Days, AMD menunjukkan bahwa overclocking bisa meningkatkan kecepatan prosesor 1800x hingga 5,1 GHz. Namun perlu dicatat bahwa salah satu konfigurasi yang diterapkan untuk mencapai kecepatan tersebut adalah pemakaian nitrogen cair untuk mendinginkan suhu prosesor hingga -190 derajat celcius.
Belum diketahui berapa hasil yang bisa diperoleh jika pengguna melakukan overclocking hanya dengan dukungan pendingin berbasis udara atau air cooling.

demikian postingan saya kali ini, semoga dapat bermanfaat... sekian dan terima kasih... 
salam IT

0 komentar:

Poskan Komentar

Blog ini Sudah DOFOLLOW Silahkan Berkomentar Disini.