Membangun LAN


LAN (Local Area Network)
Lan merupakan hubungkan satu komputer dan komputer lain dalam satu jaringan untuk satu wilayah tertentu dalam lingkup kecil, seperti kelas, kantor, lab.
LAN pada mulanya dikembangkan oleh Universitas Hawai, dan digunakan untuk komunikasi antar pulau di Kepulauan Hawai. Pada saat itu, yang digunakan sebagai media adalah udara, dengan kata lain nirkabel. Kemudian, media udara tersebut diganti dengan kabel, dan jadilah LAN yang ada sekarang ini.

Topologi
Macam Macam Topologi Jaringan:
1. Topologi BUS
2. Topologi STAR
3. Topologi TREE
4. Topologi RING





1.Topologi BUS
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Keuntungan
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain
Kerugian
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas pada jalur utama
• Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh



Gambar. Topologi BUS

2. Topologi STAR
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB.

Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan kemampuan kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan.
Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

Gambar. Topologi Star

3. Topologi TREE
Hubungan antar komputer yang satu dengan yang lainnya dan bentuknya menyerupai pohon

Gambar. Topologi Tree
4. Topologi RING
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan
Akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

Gambar. Topologi Ring

MEMBANGUN LAN
Untuk membangun LAN ada tahapan-tahapan yang perlu dilakukan pertama mengkrimping kabel UTP, siapkan alat dan bahan yang diperlukan,
ALAT :
1. Tang crimping

Tang crimping digunakan untuk mengkrimping konektor RJ45 Dengan kabel UTP

2. Kabel tester RJ45

Cable tester berfungsi untuk mengetes RJ45 yang telah di crimping, apakah sudah benar
3. Switch



Fungsi Dari Switch adalah Menguhubungkan Komputer ke Internet


BAHAN :
1. Kabel UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah suatu kabel yang digunakan sebagai media penghubung antar computer dan peralatan jaringan (hub atau switch). Kabel ini berisi empat pasang (pair) kabel yang tiap pair-nya dipilin (twisted) atau disusun spiral atau saling berlilitan . Keempat pasang kabel (delapan kabel) yang menjadi isi kabel berupa kabel tembaga tunggal yang berisolator . Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded) sehingga kurang tahanterhadap interferensi elektromagnetik.

Gambar. Kabel UTP
2. Connector RJ45
Connectors (8P8C) yang biasa disebut RJ-45 (RJ=register jack) merupakan pasangan dari kabel UTP

Gambar. Conector RJ 45

Meng-Crimping Cable
Setelah alat dan bahan sudah siap sekarang kita akan memulai mengkrimping kabel,
1. Lepas kulit kabel dengan tang potong.

2. Urutkan kabel

3. Potong kabel dengan tang potong secukupnya agar dapat lebih presisi, sisakan sekitar 1-2cm.

4. Lalu masukkan kabel ke dalam konektor RJ 45 dengan keadaan konektor menghadap ke atas dan pastinya pengait konektor menghadap ke bawah, dan posisi kabel warna 1 di sebelah kiri.

5. Kemudian kencangkan jepitan konektor pada kabel menggunakan tang crimping hingga mengeluarkan bunyi “klik”

6. Supaya anda yakin apakah kabelnya berfungsi dengan baik, tes kabelnya dengan kabel tester.







2.3.2 SETTING IP


Untuk setting IP kita masuk pada control panel


Lalu pilih “Network Connection”

Lalu pilih propertise








Lalu pilih internet protocol (TCP/IP)

Dan akan muncul gambar seperti ini dan masuk ip addres dan DNS nya dan bila sudah selesai pilih ok

Lalu close

Comments